Di atas dahan berdaun rimbun, sepasang kupu-kupu berkejaran mengikuti arus angin Menunggu putik bunga-bunga yang akan lahir, dari pucuk musim semi kali ini Sementara di bawahnya seekor merak yang cantik, menonjolkan seluruh keanggunannya, pada sang maestro yang baru berdiri di gerbang fajar Selamat pagi duniaku, aku telah bangkit dari mimpi untuk mewujudkannya menjadi nyata, walauLanjutkan membaca “BERUSAHA DAN BERDO’A”
Arsip Kategori: sajak
SAJAK CEMBURU
Aku selalu cemburu kepada banyak hal darimu Aku cemburu pada pena yang kerap menari di jemarimu ketika ratusan diksi terpintal menjadi tenunan puisi. Pena lebih akrab akan sentuhanmu daripada aku, walau katamu, aku adalah puisipuisimu, aku tetap saja cemburu. Kamu bicara kepada angin, kepada awan, kepada embun, kepada halimun, dan juga kepada daundaun, pun kepadaLanjutkan membaca “SAJAK CEMBURU”